Semua artikel

Pengelolaan aset

Mengapa Dollarparking memerlukan limit trading?

  • limit trading
  • izin token
  • keamanan dompet

Untuk apa limit trading ditetapkan?

Limit trading merupakan langkah untuk melindungi dana di dompet pengguna.

Anda dapat memberikan izin hanya untuk dana yang benar-benar akan digunakan untuk trading, bukan seluruh dana yang tersimpan di dompet.

Menetapkan limit sesuai kebutuhan dapat mengurangi risiko yang berkaitan dengan pemberian izin penggunaan token tanpa batas.

Apakah setiap transaksi, jumlah transaksi, dan total nilai semuanya dibatasi?

Limit yang Anda tetapkan adalah total limit trading.

Anda dapat melakukan beberapa transaksi dalam limit tersebut, dan sisa limit akan berkurang sesuai nilai setiap transaksi.

Sebagai contoh, jika Anda memberikan izin sebesar KRW 10 juta lalu bertransaksi sebesar KRW 1 juta, sisa limitnya adalah KRW 9 juta.

Limit ini tidak membatasi nilai setiap transaksi atau jumlah transaksi secara terpisah.

Apa yang terjadi jika transaksi melebihi sisa limit?

Transaksi dengan nilai yang melebihi sisa limit tidak akan diselesaikan.

Anda perlu menetapkan ulang limit sebelum melakukan transaksi.

Mengapa ada biaya jaringan saat menetapkan limit?

Biaya jaringan muncul karena pengaturan limit dicatat di jaringan blockchain.

Biaya USD 0,71 yang ditampilkan di layar bukanlah nilai yang selalu tetap.

Biayanya umumnya sekitar USD 1 dan tidak berubah berdasarkan besar atau kecilnya limit yang ditetapkan.

Sebelum menetapkan limit, periksa biaya jaringan akhir yang ditampilkan di dompet Anda.

Apakah limit beli dan jual perlu ditetapkan secara terpisah?

Ya.

Pembelian dan penjualan menggunakan token yang berbeda, sehingga Anda perlu menetapkan limit untuk masing-masing.

Saat menetapkan limit, berikan izin hanya untuk jumlah yang diperlukan berdasarkan dana yang akan digunakan untuk trading.